Siapa pihak yang menyelenggarakan Program Pengembangan Merek?

Program Pengembangan Merek diselenggarakan oleh empat pihak inti:

  • Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
  • Direktorat Pengembangan Produk Ekspor (DP2E)
  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat
  • MarkPlus, Inc. selaku pihak konsultan
Apa tujuan Program Pengembangan Merek?

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha ekspor Indonesia untuk membangun merek yang dapat meningkatkan daya saing. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha di Indonesia mengenai pengembangan merek

Bagaimana cara mendaftar ke Program Pengembangan Merek?

Setelah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat melakukan sosialisasi, pelaku usaha mendaftar dengan mengumpulkan kuesioner pendahuluan.

Bagaimana kriteria seleksi pelaku usaha?

Pelaku usaha diseleksi dengan beberapa pertimbangan, antara lain:

  • Inovasi yang telah dilakukan oleh pelaku usaha dalam penawaran produk
  • Kemampuan pelaku usaha dalam memahami kebutuhan pelanggan
  • Penggunaan teknologi informasi pada kegiatan bisnis dan opersional usaha
  • Sumber pendanaan usaha dan keuntungan yang didapat
  • Kemampuan pelaku usaha dalam menekankan potensi usaha
  • Strategi diferensiasi dan penyampaian nilai-nilai produk
  • Inovasi yang dilakukan pelaku usaha pada model bisnis usaha
Apakah perbedaan DDS, pilot project, dan kurasi?

Program Pengembangan Merek diikuti oleh 3 kategori peserta:

  • DDS (Designer Dispatch Service)
    DDS merupakan program fasilitasi dari Kementerian Perdagangan yang memfokuskan pendampingan desain dalam rangka pengembangan merek UKM. Pelaku usaha di kategori DDS direkomendasikan oleh pihak Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
  • Pilot Project
    Pilot project merupakan program peningkatan nilai tambah komoditas pelaku usaha guna meningkatkan akses pemasaran dan daya saing produk.
  • Kurasi
    Peserta kurasi adalah pelaku usaha yang mendaftar ke program pengembangan merek, berpartisipasi dalam pelatihan dan bimbingan teknis, dan lolos seleksi untuk difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Siapakah dewan juri yang terlibat dalam seleksi pelaku usaha?

Dewan juri terdiri dari perwakilan dari Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, dan MarkPlus, Inc.

Apa saja bentuk fasilitas pengembangan merek yang diperoleh pelaku usaha terpilih?

Setiap pelaku usaha terbaik yang terpilih pada akhir program akan mendapatkan identitas merek baru, logo baru, buku paduan merek (brand book), dan soft copy desain kolateral.